Pemicu Masalah Rumah Tangga

Pemicu Masalah Rumah Tangga Bisa Dari Hal-hal Sepele, Bagaimana Mencegahnya?

Setiap pasangan yang menjalin komitmen tentu ingin melenggang ke jenjang pernikahan.

Begitu pula bagi yang telah menikah, mereka pasti mengharapkan hubungan dapat bertahan hingga maut memisahkan.

Akan tetapi, perjalanan kehidupan dalam berumah tangga memang tidak selalu semudah yang dibayangkan.

Berbagai masalah dan proses yang perlu dilalui untuk bisa mengukuhkan bahtera rumah tangga, mulai dari hal yang berkaitan dengan keuangan, prinsip, bahkan hingga berbagai hal yang dianggap sepele.

Pemicu masalah rumah tangga sesungguhnya bisa dihindari menjadi masalah besar apabila kita dan pasangan bisa sama-sama lebih peka.

Pemicu Masalah Rumah Tangga Bukan Lagi Masalah

Demi terbangunnya hubungan dalam rumah tangga tetap adem ayem tanpa pemicu masalah rumah tangga, mulailah lebih peka terhadap berbagai macam persoalan berikut ini.

Terlalu banyak mengalah pada pasangan

Sebagian orang memang ada yang cenderung menghindari konfilk dengan pasangan, sehingga lebih memilih untuk mengalah dan memendam segala pikiran serta perasaan yang mengganjal.

Mereka cenderung memilih diam dan tak ingin membahas lebih dalam, maupun mencari solusi terbaik untuk permasalahan yang dihadapi.

Sayangnya, sikap seperti ini tidaklah tepat. Menyimpan perasaan yang mengganjal terus menerus sama saja seperti bom waktu yang siap meledak kapan saja.

Alangkah baiknya, bicarakan segala sesuatu dengan pasangan guna segera mendapatkan solusi atau jalan tengahnya.

Tidak terbuka dengan pasangan

Komunikasi ialah salah satu kunci krusial dalam menjalin sebuah hubungan berkomitmen.

Bukan hanya berkaitan dengan seberapa sering kita menghubungi pasangan ataupun sebaliknya, tapi juga berkaitan dengan keterbukaan terhadap pasangan.

Merahasiakan sesuatu dari pasangan mungkin terdengar seperti hal yang sepele dan tidak akan menimbulkan masalah besar.

Namun nyatanya, secara tidak langsung kita telah mengkhiyanati kepercayaan yang pasangan berikan.

Akan sulit bagi pasangan untuk percaya lagi kepada kita bila mereka mengetahui rahasia tersebut.

Padahal, adanya kepercayaan dalam sebuah hubungan adalah hal yang sangat penting.

Sebaiknya kita mulai jujur dan terbuka tentang segala hal kepadanya, terutama menyangkut hubungan dalam rumah tangga.

Terlalu sibuk dengan pekerjaan

Ketika memutuskan untuk berumah tangga, kita haruslah tahu segala tanggung jawab dan konsekuensi yang harus dijalani.

Termasuk hal yang berbeda dengan masa-masa lajang masih bebas menghabiskan waktu bersama teman kapan saja atau sibuk dengan pekerjaan di kantor sampai lupa waktu.

Bila sudah menikah, kita harus bisa membagi waktu dan perhatian dengan baik. Apabila kita tidak bisa membagi prioritas, hal tersebut tentu saja bisa membawa konsekuensi besar.

Maka dari itu, aturlah waktu dengan baik agar tanggung jawab di kantor dan di rumah bisa terselesaikan dengan baik.

Kurangnya perhatian

Sibuk mengurus buah hati, pekerjaan di kantor, dan segala urusan rumah tangga lainnya memang sering membuat pasangan suami istri kurang meluangkan waktu berkualitas berdua.

Padahal, hal tersebut sangat krusial dilakukan sepasang suami istri guna mempertahankan kedekatan emosional dan mempererat hubungan.

Bila memang belum memiliki kesempatan berlibur, kita bisa coba menghabiskan waktu berdua seperti makan malam di luar atau sekedar menonton film favorit di bioskop.

Tak hanya mempertahankan kedekatan emosional antara kita dan pasangan, hal ini juga bisa menjadi waktu bersantai sejenak di luar rutinitas pekerjaan kantor dan rumah tangga yang melelahkan.

Pemicu masalah rumah tangga besar terkadang bisa berasal dari hal-hal kecil yang luput pada seseorang.

Perhatikan dulu beberapa contoh situasi di atas agar kita bisa menjadi lebih peka dan semakin paham bahwa berumah tangga ialah soal komitmen besar yang harus membahagiakan dua belah pihak.

[Team Al Muuqin – Berbagai Sumber]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *